Furniture House 1 By Shigeru Ban

Shigeru Ban was highly influenced by his mentor John Hejduk and his deal with primary geometric forms and basic material. Pada Metode House holder, pengisian daftar pertanyaan tentang knowledge kependudukan diserahkan kepada penduduk atau responden, sehingga penduduk diberi daftar pertanyaan untuk diisi dan akan diambil kembali beberapa waktu kemudian, sedangkan pada metode Canvasser pengisian daftar pertanyaan tentang information kependudukan dilakukan oleh petugas sensus dengan cara mendatangi dan mewancarai penduduk atau responden secara langsung.

In this sense, the washitsu within the Furniture House is a crucial part of the constructing because it presents a mix of cultures: Ban has used his life experiences acquired from his training in America, below John Hejduk and the New York Five, however decided to keep intact part of his heritage and culture in his Furniture House.

Rupanya, kedua sahabatnya tersebut membutuhkan uang dalam jumlah banyak karena Hee-jin hamil, dan satu-satunya jalan adalah mengirim Ji-eun ke luar negeri dengan alasan memenangkan undian dan saat sang pemilik tidak ada, Full House dijual dan uangnya dibawa kabur keduanya.

This core facet of the house can be seen as modernist for not solely is Ban exploiting furnishings in a revolutionary way, he’s adjusting the purpose of his structure in direction of the issues posed by the local surroundings and towards the following wants of society.

Beberapa jenis mesin dan peralatan yang lazim disediakan dalam inexperienced house berskala tinggi adalah antara lain: sistem irigasi dan pemupukan (drip/sprinkler irrigation methods), sistem pengkabutan untuk mengatur kelembaban udara, ventiiator untuk membuka dan menutup celah udara masuk-keluar, jaring naungan (shading net), kipas pendingin, sistem penghangat, generator CO2, alat kontrol suhu (termometer), kelembaban (higrometer) dan radiasi, soil pH moister, serta tes NaCl.